Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Juli 2014

One Perfect Night At Shangri-La Hotel, Jakarta!

Family vacation time!

Late posting sebenernya, tapi baru sekarang sempet posting.
Keponakan saya Vikha @pikaee ulang tahun gara2nya, berhubung udah lumayan lama juga nggak liburan dan kumpul sekeluarga, maka kami memutuskan untuk nginep rame2 di Shangri-La Hotel, Jakarta.

Saya, Hubby, Baby O, Mami Papi, 3 kakak, 1 adik, 1 kakak ipar plus 7 keponakan tersayang, ngineplah kita semua. Bukanya 6 kamar, tidur umpel2an pun tetep fun!

Saya, Hubby and Baby O dapet kamar paling atas, lantai 27, at the executive floor! Yippie! Sementara Mami saya yang rada takut ketinggian lebih milih kamar dilantai 9.


#2715 Shangri-La Hotel, Jakarta.
The room was great. It wasnt the presidential suite, but it was still nice for me thou! Dengan jendela besar yang bikin sinar matahari bisa masuk leluasa dan view Jakarta yang luar biasa dengan tirai yang bisa dikendalikan dengan tombol jadi nggak perlu ribet narik2, plus kamar mandi super nyaman. I wanna live here forever! I wish!

Welcome! #2715 Shangri-La Hotel, Jakarta.


The view from 27th floor. Sengaja minta yang swimming pool view #2715 Shangri-La Hotel, Jakarta.


Welcome fruits #2715 Shangri-La Hotel Jakarta.
The weather was perfectly nice, it was sunny but not too hot, we all decided to swim. The butterfly shape swimming pool with the garden surround it was so nice! And they also have the baby pool yang super dangkal jadi toddler bisa berenang disana meski tentu aja harus tetap diawasi.
Enjoying the sun at Shangri-La Hotel, Jakarta.

Relaxing by the pool at Shangri-La Hotel, Jakarta.

Baby O swim time with Abah at Shangrila Hotel, Jakarta.

Baby O swim time with Abah at Shangrila Hotel, Jakarta.

Bikini time with nieces, it a must! Shangrila Hotel, Jakarta.

Abis berenang, its time for the birthday dinner. We had dinner at the Satoo, one of the best coffee shop or buffet restaurant in Jakarta. It was saturday night and we have no reservation, but luckily a group cancelled their dinner, jadilah kita nggak harus nunggu lama. Dan begitu staffnya tahu bahwa one of us lagi ulang tahun, mereka langsung nyediain complimentary birthday cake yang diberikan after dinner as a surprised for Vikha, my niece as the birthday girl nggak lupa mereka juga nyanyiin Happy Birthday song plus kasih selamat sampe tamu lainnya juga ikut2an ngasih ucapan selamat meski kita nggak kenal. It was a very nice experience.

Delish dinner at Satoo, Shangrila Hotel, Jakarta.

Delish dinner at Satoo, Shangrila Hotel, Jakarta.
Nyempetin ketemu an old friend of mine yang udah hampir 7 tahun nggak ketemu, @indrakunti, temen semasa kuliah dulu yang sekarang udah jadi manager artis yang super hits. Yiuk mareee. Was nice to see him!

Meet up with an old friend of mine at Satoo, Shangri-La Hotel, Jakarta.

The Sutrisno Family, on Vikha birthday dinner at Satoo, Shangrila Hotel, Jakarta.

Me and the birthday girl, Shangrila Hotel, Jakarta.
Suasananya begitu tenang dan sunyi, bikin betah dikamar, pantes aja Shnagri-La hotel ini pilihan para business man ya, karena tentu aja setelah meeting seharian yang melelahkan they need this kinda perfect quiet night biar bisa beristirahat dengan tenang. Pagi, siang, sore, malem, jarang banget denger suara2 dari koridor. Sunyi, senyap! In a good way i mean :)

Lazying around #2715 Shangrila Hotel, Jakarta.
At late night, me, Hubby, my cousin, my niece, and my brothers were go to the hotel bar, Bats to had the live music and we had a party for 2-3hours. It was fun. But there is mot even a picture, we were too tipsy x))
Sleep for 4hours.
Morning breakfast back at Satoo, and on the weekend they had the Kids Activity program where the kids can do the horse riding, playing soccer, coloring, nail polishing, tattoo, bouncing house, mini golf, etc. the kids were having fun, and at the meantime i was laying by the pool enjoying the sun.
Will posting the kids activity program details later on my next blog.

Enjoying the sun at Shangri-La Hotel, Jakarta.


Keep the room clean and tidy #2715 Shangri-La Hotel, Jakarta.

It was a great experience for all of us. Will be back soon i hope!


Thank you,  Shangri-La Hotel, Jakarta.

Jumat, 25 Juli 2014

Ikkudo Ichi Ramen, How Is It?

Setiap kali saya posting soal ramen di social media, pertanyaan yang sering muncul adalah : "Enakan mana sama Ikkudo Ichi?"
Duluuuu, saya pernah makan Ikkudo Ichi sekitar 2tahun lalu, tapi, kenapa lebih banyak yang minta perbandingan sama Ikkudo Ichi, saya menyimpulkan : bahwa karena memiliki lebih banyak cabang, makanya orang lebih familiar dengan Ikkudo Ichi.
Well, demi menghilangkan rasa penasaran orang dan juga rasa penasaran saya sendiri, akhirnya saya coba lagi ke Ikkudo Ichi, kali ini yang di Grand Indonesia.



So far di Ikkudo Ichi bisa order jenis mienya, mau keriting atau lurus, mau dimasak lunak, sedang, atau agak keras. Selain itu kuahnya pun ada pilihan untuk kekentalannya dan tingkat keasinannya. Kedua mangkuk ramen yang saya pesan adalah chicken, mereka juga serve pilihan selain chicken yaitu pork. Harganya cukup murah, tidak sampai 50k rupiah permangkok. Tapi buat saya, rasanya kuahnya terlalu berminyak. Mienya pun biasa aja. Tidak sesuai dengan selera saya. Telurnya pun tasteless, hanya cantik dipandang saja.


Mabo Tofunya juga sayang sekali mereka hanya served pork atau chicken. Sebagai muslim tentu saja saya terpaksa pilih chicken, padahal bagi saya, bukan Mabo Tofu namanya kalo nggak pake beef. Too bad.


Chicken Karaagenya pun average, bukan sesuatu yang bikin saya pengen pesen lagi. Namun saus pendampingnya selain mayonaise juga ada cuka asam yang sangat saya suka.

Jadi kalau saya posting soal ramen favorit dan ada yang tanya "Enakan mana sama Ikkudo Ichi?" lagi? Saya akan bisa dengan lantang menjawab :
"Jelas enakan ramen favorit saya kemana2, jauh!"

So far for me, Marutama Ramen is still the BEST!

Selasa, 11 Maret 2014

Marutama Ramen, part two

Ini ramen bener2 nagih! Siang makan disana, sampe rumah, udah kebayang2 lagi huhu, kaya ada peletnya. Love to the max!
Akhirnya kesana lagi sama keponakan2! Biasa, saya makan Tamago Chicken Ramen for 66k, tapi kali ini the delish tasty salty half broiled eggnya saya minta double! Hihi, cuma nambah 8k aja harganya ;)


Keponakan yang lain pesen menu yang sama, secara emang itu the most recommended menunya juga.

Kita juga nyoba Chicken Karaagenya for 33k/5pcs, cukup enak ;)



Kita juga pesen Mix Set Nabe for 145k


Menu ini bisa untuk 2 orang, isinya mix seafood seperti ikan, udang dan berbagai bakso olahan dari seafood lainnya, juga ada chicken serta tofu dan sayuran di kuah ramen yang disajikan dengan mangkuk besi diatas kompor, enak!
Rupanya jika kuah udah sisa sedikit, sekitar sisa 1/8nya, maka bisa dibuat zousui, alias bubur jepang. Saya tahu dan pernah liat zousui tapi memang bukan penyuka bubur sebenernya, tapi karena Marutama ini kuahnya enak, maka saya yakin zousuinya juga enak! Sayang perut udah penuh, lain kali deh pesen zousuinya :)

Keponakan2 seperti biasa, abis makan berat pengen dessert, maka kami pesan Mochi Ice Creamnya for 28k/each, ada rasa : Mango, Matcha alias Green Tea dan Ogura alias Kacang Merah, maka kami semua pesan satu2 plus pesan Dorayaki Ice Cream dengan harga yang sama seperti yang saya pesan kemarin!



Saya selalu suka mochi ice cream, lengket dan kenyal, ditambah manisnya es krim jadi balance! Oh you, i even more addicted to you, Marutama Ramen!

Sabtu, 15 Februari 2014

Valentine's Dinner at Liquid Exchange, Epicentrum.

15 feb 2014 ini Baby O genap 2tahun!

Sehubungan dengan perayaan Valentine's Day kemarin, si Hubby pulang kerja surprisingly bawain Valentine's gift 2 bottles of wines and a bottle of Baileys! Nice! After that, Hubby ngajakin dinner. Well, i mean, a very late dinner. Maka capcus lah kita jam10.30pm ke daerah Kuningan, tepatnya Epicentrum Walk, Liquid Exchange. Berhubung Valentine's day kali ini jatuh di hari jumat, maka most of the restaurant full! Untungnya disana ada kerabat saya yang juga lagi dinner bertiga, jadi saya nggak perlu waiting list.
Tempatnya menurut saya agak seperti lounge and bar karena ada live music juga, untungnya ada outdoor area yang lebih meringankan saya membawa si kecil the birthday boy. Sampe disana jam11pm, langsung lah kita pesen makan.

Rib Eye Steak for 99k

Steaknya cukup empuk dan dimasak sesuai request yaitu medium cooked. French friesnya biasa, untuk sayuran lumayan deh, a bit salty and buttery gitu. Sauce steaknya seperti blackpapper brown sauce yang ada sedikit manis dan tidak terlalu pedas. Pas :)

Balance Steak and Salad


At first i was expecting like a whole beef steak, bukan irisan kaya gini. Rasanya was okay, saladnya lumayan. Fresh green vegies and cherry tomatoes pake feta cheese sama balsamic sauce, yum! Diatasnya ada taburan kacang berwarna hijau like a pistachio but a bit smaller and crunchier, bikin saladnya jadi jauh lebih enak!

Baby O biasa deh pesen french fries. Actually saya pesen mocktail yang namanya Fruity Addict, katanya sih ada yogurtnya, tapi begitu saya coba cuma kaya fruit punch gitu aja, i was not expecting that, saya pikir bakalan kaya smoothies gitu.
Yang menarik ada beer promo. I dont drink beer actually tapy begitu saya coba, beer german ini light dan enak, cocok buat temen makan berat, saya langsung suka! Buy 3 get 1 free promotion, 110k each. So 330k for 4 bottles of Konig Ludwig Weissbier (500ml bottle). Kayanya belom terlalu banyak beer jenis ini di Jakarta, makanya saya baru pertama kali ini lihat :)

After midnight, iseng2 saya inform staffnya bahwa tonight was my baby's birthday, so the staff informed the band lalu dinyanyiin lah lagu Happy Birthday, and para pengunjung litlle bit shocked karena ada toodler jam segini x))

My Birthday Baby Boy stay awake til 1.30am at the cafe!

The GM, Andrew, approached to our table lalu kasih selamat and kasih complimentary slice cake with candle, sweet!

Yang saya liat menunya oke terutama pilihan sandwichnya yang cukup tempting, and pricenya cukup murahlah untuk cafe sebagus ini, venue was nice and asik buat hangout terutama outdoornya. Liquid buka start 10am sampe tengah malem, live band start 9pm kalo nggak salah. Definatelly will be back!

Cant wait for Baby O's birthday party tomorrow! Yay!

Jumat, 24 Januari 2014

Yolo, Public House, Kemang

Awalnya tau dari news letter kartu kredit BNI yang kasih diskon kalau makan di Yolo Public House ini. Tahu lah ya kalau saya sering banget ke Dim Sum Festival Kemang situ. Selain karena Dim Sum Festival buka 24 jam, pilihan menunya juga lengkap, jadi satu keluarga besar saya, Mami, Papi, Kakak2 dan adek serta keponakan yang bisa sampe 20 orang kalo dikumpulin semua, yang seleranya beda2 bisa dateng kesana dan bisa tetep makan. Well, secara sering kesana dari awal2 nikah, 2008-an, udah bosen juga kali yah makanya saya perlu cari suasana baru di daerah Kemang.

Dari review food blogger yang saya baca tentang Yolo Public House ini, selain menyajikan menu halal dan non halal, mereka juga punya menu burger yang bisa dicostumized sendiri sesuai selera kita, dan harganya juga reasonable.
Well, yang saya lihat dari menunya, mereka punya Pork Chopped, Pork Belly, dll, menurut saya, restaurant yang biasanya serve pork, hampir rata2 makanan lainnya pasti enak, tapi menurut saya lho ini.

Akhirnya minggu lalu nyobain kesana sehubungan di rumah lagi nggak masak. Tempatnya agak kecil tapi cukup strategis di Kemang Raya kok.



Restaurant berlantai dua ini kebetulan lagi sepi waktu saya datang hari rabu malam. Dari situ, managernya justru approched our table dan jadi ngajak ngobrol ini itu. Alhasil, dikenalin lah saya sama staff, chef, Marketing and ownernya sekalian.

Ramah dan baik2, keliatan profesional dan visinya bagus untuk mengusung tema old London yang jarang bisa kita temuin di Jakarta. Spacenya nggak terllau besar tapi di tata maksimal semenarik mungkin. Lightingnya pas, tidak terlalu temaram maupun gelap.
Katanya sih kalau weekend ada akustikan dilantai atas. I love live music while eating!


Menyingkat cerita, Hubby pesan Real Man Burger for 95k. Which was burger yang bisa kita customized sendiri. Terdiri dari 3 buns, 2 patties, 2 veggies, 1 cheese, 1 spread, 1 dressing. Pilihannya buanyaaaak dan keliatannya enak2 menggugah selera.
And finally


Here it comes! I thought the burger will be unstacked gitu, ditaro semua ingredientsnya diatas plate dan kita bisa susun sendiri, it would be awesome! Rupanya enggak, sayang sekali.


It was huge! Namun, karena si Hubby pesen coleslaw jadilah the buns a bit wet dan jadi lembek :( Too bad. And the french fries was some how soggy and felt so oily, kalo kata orang Betawi teksturnya rada seret x))

Saya makan Fillet Mignon


It was okay. Mashed potatoesnya lumayan, zuchininya yang enak, beefnya biasa aja, it was so so for 150k, the portion was too small for me, huhuhu :'(

Saya juga pesen segelas white wine for 110k++ a glass, kaya di hotel harganya :p

It was okay. Agak sedikit mahal makan berdua almost 600k.
Tapi tetep dong masih penasaran sama burgernya, pengen costumized yang endesss gitu. Yang mau ngintip menu burgernya :




So far okay sih karena emang menuny banyak pilihan dan buka sampe lewat tengah malam dan nggak ada batas minimal umur jadi bisa bawa baby nih. Paling ya kudu liat situasi, kalau ada yang ngerokok coba duduk jauh2, but when the first time i came to Yolo it was so quiet, the restaurant was empty jadi bisa makan dengan tenang sama Hubby and baby tanpa musti khawatir bau rokok dari meja lainnya.

Kapan2 balik lagi ah untuk coba menu yang lainnya :))



Senin, 20 Januari 2014

Hokkaido Shantouka Ramen, Plaza Indonesia

Setelah kemaren nyoba Hakatta Ikkousha Ramen yang ada di Sency, kali ini saya coba ramen di Plaza Indonesia bernama Shantouka Ramen di lantai 5.
Tempatnya agak lebih exclusive dibanding dengan kedai ramen lain yang pernah saya datangi.
Di Shantouka Ramen ini 90% menunya non halal, tapi ada juga menu chickennya meski nggak banyak. Ramen disini juga ada pilihan size dari small, medium, hingga large.
Seperti juga Ramen Sanpachi 38, di Shantouka ini begitu datang juga langsung disajikan segelas air dingin dengan es untuk setiap pengunjung tanpa diminta. Free dan reffilable.
Kalau dilihat, variasi menunya hampir sama dengan kedai ramen lainnya yang juga menyajikan menu yakimeshi dan side dish lainnya sebagai pelengkap dalam memakan ramen.
Jika saya lihat, menu fu Shantouka ini cukup mahal jika dibandingkan dengan Hakatta Ikkousha atau pun Ramen Sanpachi 38.

Saya memesan Tori Ramen atau Chicken Ramen Rp.73k size regular

Chicken Ramen

Ketika saya meminta menu yang halal, staff malah berkata bahwa "Ramen Ayam ini memang jenis halal, namun karena satu dapur, jadi kita tidak bisa menjamin kehalalannya 100%" Wakwawwwww. Drop ah. Dan udah keburu makan juga ya kan itu ramen, jadi yaudah lah ya :|
Well then, dari segi rasa, bagi saya rasanya rata2, tidak ada ke khas-annya. Kuahnya terasa jauh lebih ringan dibanding Hakatta, lebih mirip seperti Ramen 38, namun dengan harga lebih mahal. Topping sayurnya pun hanya ada irisan jamur aja, itu pun entah jamur apa, karena rasanya agak keras, mungkin diambil dari batang jamur? I dont know. Tekstur ayam keras, sepertinya bagian dada. Tapi, telurnya enak! Jauh lebih enak dari Hakatta meskipun telur di Hakatta lebih oranye cerah dan berminyak, begitu menggoda dipandang mata, namun telur Shantouka ini bagi saya nilainya jauh lebih enak, ada rasa asin namun juga ada sedikit aroma yang saya kurang suka, mungkin dari herbsnya! Lumayan deh :) Bagian putih telur yang disisi paling dekat dengan kuningnya jauh lebih lembek atau 3/4 matang sehingga menyajikan rasa yang meleleh dilidah dengan rasa gurih yang nikmat! I like this one!

Temen saya yang pesen Shio Ramen Pork Cheek Rp.83k size medium

Pork Belly Ramen

This one juga kaya Tonkatsu Ramennya Ramen Sanpachi 38, tapi lebih berminyak lagi dan baunyaaaaaaaaaa aduh, saya nggak tahan. Untuk coba? Bukan! Baunya bikin mual, seperti bau apek dan nggak enak. Ewww :(

Herannya ini ramen laku lho. Pengunjungnya cukup ramai.

Hokkaido Shantouka Ramen buka setiap hari dari jam 10am hingga 10pm. All non smoking area.
Selamat mencoba!

Minggu, 19 Januari 2014

Hakatta Ikousha Ramen, Senayan City. Yum!!!

Cuaca mendung bikin pengen yang kuah2 anget2.
Akhirnya tengah hari bolong meluncurlah kami ke Senayan City. Ada kedai ramen yang konon enak. Hakatta Ikousha Ramen ini konon udah berdiri sejak 40tahun lalu di Fukuyama Jepang sana, selain di Senayan City  justru pertama kali buka di daerah PIK dan langsung booming dengan pork ramennya. Hakatta Ikkousha juga ada di Kelapa Gading. Haduh, baca reviewnya aja bikin drooling! Akhirnya nyoba yang di Senayan City selain karena lokasinya lebih deket, konon di Sency khusus menu halal. Letaknya di LG floor, yang banyak restaurant itu lho, namun letaknya memang agak terpojok, tepatnya disebelah JJ Royal Bistro menuju ke parkiran basement. Kudu nanya2 ke staff sekitar biar nggak nyari2.

Hakata Ikkousha, Senayan City, Entrance

Begitu tiba, untungnya masih sepi. Host menyambut sopan dan mengantar ke meja.
Tempatnya seperti layaknya kedai ramen jepang lainnya yang sedernaha, dihiasi kayu2 dan didominasi warna hitam dan merah. Dimeja sudah tersajikan condiment atau bahan2 pendamping untuk penambah rasa sesuai selera berupa Bubuk Cabai, Lada Bubuk, Kecap Asin, Minyak Pedas, Bawang Goreng, Bawang Putih Utuh, dan 2 macam Sambal.

Condiments
 
Selain Ramen, rupanya juga ada yakimeshi (nasi goreng), menu appetizer seperti Gyoza, hingga ke side dish seperti Chicken Karaage, hingga ke menu dessert. Berhubung tujuan utamanya makan Ramen, langsung lah kita tanya yang recommend apa, dan langsung kita pesen.

Ramen Ayam Special Rp.59k

Chicken Ramen, yum!

Porsinya cukup besar dengan sebuah telur rebus yang dibelah dengan warna merah oranye sempurna yang menarik mata dan menggugah selera, satu potongan Chicken Chasiu, irisan tipis memanjang jamur kuping dan daun bawang. Harusnya juga dengan taburan wijen putih namun saya request nggak pake.
Keliatannya sih nggak seberapa menggugah selera, kuahnya seperti berminyak dan berwarna cenderung ke soto ayam. Namun rasanya ternyata sangat kaya, gurih dan enak! Mienya meski terlihat teksturnya seperti mie ayam pinggir jalan yang over cooked, rasanya ternyata lembut dan pas, Baby O yang belum genap 2tahun langsung ikutan lahap makan. Rasa telur sih okay, cenderung biasa aja.

Saya sengaja pesan side dish tambahan yang masing2 harganya Rp.7k perplatenya, tujuannya biar lebih variatif rasanya

Condiments


Berupa plain butter, moyashi (tauge), jagung, dan Katsuobushi yang merupakan serutan dari ikan kayu jepang yang bernama ikan Katsuo, hampir seperti abon, asin gurih.

Inilah tampilan saat sudah dicampur ke ramen :


Penuh! Sayang jagungnya bukan jagung manis, jadi tidak menambah rasa, yang lain sih oke.

Ini Ramen yang Hubby pesan :
Ramen Ayam Tamtam Rp.56k

Ramen Ayam Tamtam a bit Spicy

Ramen ini hampir sama kaya ramen yang saya pesan, hanya ada penambahan Tamtam, yaitu daging ayam cincang yang dimasak dengan minyak pedas. Menghasilkan rasa pedas pada Ramen dan juga rasa wijen pada kuah yang mungkin berasal dari tamtam tersebut.

Minuman standard, ada Ice Milo dan Ice Cappucino for Rp.16k, ice coffee, ocha, mineral water dan pilihan soft drink.

Wah, pasti balik lagi nih! Makan bertiga murah meriah dengan perut kenyang dan dompet riang x))

Cute bill holder

So far enak! Next akan coba Ramen lainnya!

Happy!

Minggu, 29 Desember 2013

The Playground, at Plaza Indonesia

Finally bisa kesini, sempet beberapa kali mau coba tapi always belok lagi-belok lagi ke tempat lain. Rupanya cukup gampang, dari lift lantai dasar Plaza Indonesia yang depan Kitchenette, pencet lantai 4, keluar arah kiri, sampai lah sudah di The Playground.
Suasananya nggak terlalu ramai meski minggu siang. Kirain bakalan ada anak2 kecil lari2 berkeliaran uncontrolled >,<
Disambut dengan bar counter dengan bangku dari ayunan yang berjajar, lucu juga, disambut Receptionist yang ramah dan memang selalu stand by at front of the restaurant untuk greet and escort the coming guests. Nampak terlihat area yang cukup unik selain meja kayu dengan dua bangku tanpa laki yang bertali ke langit2 seperti ayunan, juga tampak satu bangku yang dapat berputar melingkari meja layaknya berada di taman kanak2, cukup menarik. Meja sebelah saya seorang bapak dan anak lelakinya yang masih SD duduk dan antusias bermain di meja putar tersebut. What a fun!

Saya memilih dimeja biasa demi mengefisiensikan acara lunch saya agar nggak terlalu beresiko untuk Baby O yang belum genap 2tahun.
Begitu duduk langsung dikasih menu besar dan hanya satu lembar, pilihan banyak, namun tidak cukup variatif buat saya pribadi, maaf kalo agak rewel :p
But well, they serve such an appetizing cocktail kok, saya belom coba sih tapi served red or white wine juga kok, even sparkling wine katanya. And beers of course :)

Berhubung udah kumpul semua dan pada belum makan dari pagi, langsung lah kami semua cussss pesan. Two Corona for 60k each. Hot Coffee Latte for 35k.

Hot Coffee Latte 35k
Disajikan dengan 3 homemade (i guess, maybe not) dark chocolate cookies, penyajian cukup cantik siatas nampan kayu dan sendok yang unik, hanya saja coffee nya nggak berlayer seperti latte yang seharusnya.
Yang saya pesan untuk minum mocktail bernama Passionet (isnt supposed to be 'Passionate'? Im not so sure why they wrote like that) for 45k.

Passionate 45k, sour, fresh and yum!

Its a fresh strawberry, kiwi, lime chopped mixed with apple juice in lots of ice! Fresh and yum!!

Lets straight to the main course!
My best friend, Nonie, as i called her : Bebe, pesen Katsunaradon. Tadinya mau pesen Katsutti yang katanya recommended, which is a Chicken Katsu with Egg and sweet sauce. Telur, sweet sauce dan chicken katsu (ayam tanpa tulang digoreng dengan tepung, Japanese style) dimasak seperti oyako gitu, dengan creamy spaghetti. Berhubung si Bebe lagi mau makan nasi, makanlah Katsunaradon ini yang sajiannya sama, hanya spaghetti diganti nasi.

Katsunaradon for 75k.

Nasinya enak, lembut dan creamy as the server said, katsunya juga banyak, dengan daun bawang dan turkey bacon. Sayangnya karna si Katsu sudah dimasak dengan campuran telur dan saus manis maka jadinya lembek, berhubung kita juga makan santai sambil haha-hihi keburu nggak crispy lah si katsunya itu. It was great for 75k! Definitely a should try! But the Katsutti maybe better ;)

And as always si Hubby pesen steak, i tried to make him order the Fillet Mignon, dengan maksut dan tujuan biar saya bisa coba juga x)) tapi dia finally decided coba Wagyu 5+ Sirloin Steak for 275k.


Wagyu 5+ Sirloin Steak for 275k.

Beef was nice and soft and the fat was like melt in your mouth! Beefnya cukup lebar namun potongannya tidak tebal, dengan tiga sauce pilihan mushroom, black peper or barbeque, Hubby nyoba yang barbeque. Disajikan dengan french fries or mashed potato, and such not appetizing green veggie with a thick dressing. It was so so. The presentation make it looks such a cheap dish. Kaya warung steak yang dipinggiran jalan :(

Kakak saya yang kebetulan ikut pesen Soup Iga for 78k.


Soup Iga for 78k.

It comes in a bowl full of nice and soft beef, wortel, dan tomat hijau yang bikin mata segerrr, nasi putih, emping, potongan jeruk nipis dan sambal cabe hijau pedas. Enak! Porsinya juga oke :)

Saya pesanlah Autopsy Burger yang memang cukup terkenal, a super tall and very attractive wagyu beef burger.


Wagyu Autopsy Burger for 145k.

Terdiri dari 2 buns burger dibagian atas dan bawah sepert biasa, wagyu beef patty, baked pear, 2 lapis lettuce, 2 onion besar, 2 tomat, 2 onion rings yang enak banget, satu breaded mushroom and melted cheese patty, potato chips (i guess, or maybe sweet potato chips, not so sure) and a crispy turkey bacon. Sembilan tumpukan besar! Nggak abis!! Belom side dish friench fries dan potato chips and sweet potato wedges yang lembut dengan herbsnya, huaaa! Price : 145k. I was hugeeeeee portion, even for me :)) You better share!
FYI aja sih selain government tax 10% dari total bill, service chargenya 10 % udah kaya di hotel :)


With my Bebe, Nonie :)

Will be back? Uhmmm, its a maybe :)