Tampilkan postingan dengan label hang out. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hang out. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Februari 2014

Valentine's Dinner at Liquid Exchange, Epicentrum.

15 feb 2014 ini Baby O genap 2tahun!

Sehubungan dengan perayaan Valentine's Day kemarin, si Hubby pulang kerja surprisingly bawain Valentine's gift 2 bottles of wines and a bottle of Baileys! Nice! After that, Hubby ngajakin dinner. Well, i mean, a very late dinner. Maka capcus lah kita jam10.30pm ke daerah Kuningan, tepatnya Epicentrum Walk, Liquid Exchange. Berhubung Valentine's day kali ini jatuh di hari jumat, maka most of the restaurant full! Untungnya disana ada kerabat saya yang juga lagi dinner bertiga, jadi saya nggak perlu waiting list.
Tempatnya menurut saya agak seperti lounge and bar karena ada live music juga, untungnya ada outdoor area yang lebih meringankan saya membawa si kecil the birthday boy. Sampe disana jam11pm, langsung lah kita pesen makan.

Rib Eye Steak for 99k

Steaknya cukup empuk dan dimasak sesuai request yaitu medium cooked. French friesnya biasa, untuk sayuran lumayan deh, a bit salty and buttery gitu. Sauce steaknya seperti blackpapper brown sauce yang ada sedikit manis dan tidak terlalu pedas. Pas :)

Balance Steak and Salad


At first i was expecting like a whole beef steak, bukan irisan kaya gini. Rasanya was okay, saladnya lumayan. Fresh green vegies and cherry tomatoes pake feta cheese sama balsamic sauce, yum! Diatasnya ada taburan kacang berwarna hijau like a pistachio but a bit smaller and crunchier, bikin saladnya jadi jauh lebih enak!

Baby O biasa deh pesen french fries. Actually saya pesen mocktail yang namanya Fruity Addict, katanya sih ada yogurtnya, tapi begitu saya coba cuma kaya fruit punch gitu aja, i was not expecting that, saya pikir bakalan kaya smoothies gitu.
Yang menarik ada beer promo. I dont drink beer actually tapy begitu saya coba, beer german ini light dan enak, cocok buat temen makan berat, saya langsung suka! Buy 3 get 1 free promotion, 110k each. So 330k for 4 bottles of Konig Ludwig Weissbier (500ml bottle). Kayanya belom terlalu banyak beer jenis ini di Jakarta, makanya saya baru pertama kali ini lihat :)

After midnight, iseng2 saya inform staffnya bahwa tonight was my baby's birthday, so the staff informed the band lalu dinyanyiin lah lagu Happy Birthday, and para pengunjung litlle bit shocked karena ada toodler jam segini x))

My Birthday Baby Boy stay awake til 1.30am at the cafe!

The GM, Andrew, approached to our table lalu kasih selamat and kasih complimentary slice cake with candle, sweet!

Yang saya liat menunya oke terutama pilihan sandwichnya yang cukup tempting, and pricenya cukup murahlah untuk cafe sebagus ini, venue was nice and asik buat hangout terutama outdoornya. Liquid buka start 10am sampe tengah malem, live band start 9pm kalo nggak salah. Definatelly will be back!

Cant wait for Baby O's birthday party tomorrow! Yay!

Jumat, 24 Januari 2014

Yolo, Public House, Kemang

Awalnya tau dari news letter kartu kredit BNI yang kasih diskon kalau makan di Yolo Public House ini. Tahu lah ya kalau saya sering banget ke Dim Sum Festival Kemang situ. Selain karena Dim Sum Festival buka 24 jam, pilihan menunya juga lengkap, jadi satu keluarga besar saya, Mami, Papi, Kakak2 dan adek serta keponakan yang bisa sampe 20 orang kalo dikumpulin semua, yang seleranya beda2 bisa dateng kesana dan bisa tetep makan. Well, secara sering kesana dari awal2 nikah, 2008-an, udah bosen juga kali yah makanya saya perlu cari suasana baru di daerah Kemang.

Dari review food blogger yang saya baca tentang Yolo Public House ini, selain menyajikan menu halal dan non halal, mereka juga punya menu burger yang bisa dicostumized sendiri sesuai selera kita, dan harganya juga reasonable.
Well, yang saya lihat dari menunya, mereka punya Pork Chopped, Pork Belly, dll, menurut saya, restaurant yang biasanya serve pork, hampir rata2 makanan lainnya pasti enak, tapi menurut saya lho ini.

Akhirnya minggu lalu nyobain kesana sehubungan di rumah lagi nggak masak. Tempatnya agak kecil tapi cukup strategis di Kemang Raya kok.



Restaurant berlantai dua ini kebetulan lagi sepi waktu saya datang hari rabu malam. Dari situ, managernya justru approched our table dan jadi ngajak ngobrol ini itu. Alhasil, dikenalin lah saya sama staff, chef, Marketing and ownernya sekalian.

Ramah dan baik2, keliatan profesional dan visinya bagus untuk mengusung tema old London yang jarang bisa kita temuin di Jakarta. Spacenya nggak terllau besar tapi di tata maksimal semenarik mungkin. Lightingnya pas, tidak terlalu temaram maupun gelap.
Katanya sih kalau weekend ada akustikan dilantai atas. I love live music while eating!


Menyingkat cerita, Hubby pesan Real Man Burger for 95k. Which was burger yang bisa kita customized sendiri. Terdiri dari 3 buns, 2 patties, 2 veggies, 1 cheese, 1 spread, 1 dressing. Pilihannya buanyaaaak dan keliatannya enak2 menggugah selera.
And finally


Here it comes! I thought the burger will be unstacked gitu, ditaro semua ingredientsnya diatas plate dan kita bisa susun sendiri, it would be awesome! Rupanya enggak, sayang sekali.


It was huge! Namun, karena si Hubby pesen coleslaw jadilah the buns a bit wet dan jadi lembek :( Too bad. And the french fries was some how soggy and felt so oily, kalo kata orang Betawi teksturnya rada seret x))

Saya makan Fillet Mignon


It was okay. Mashed potatoesnya lumayan, zuchininya yang enak, beefnya biasa aja, it was so so for 150k, the portion was too small for me, huhuhu :'(

Saya juga pesen segelas white wine for 110k++ a glass, kaya di hotel harganya :p

It was okay. Agak sedikit mahal makan berdua almost 600k.
Tapi tetep dong masih penasaran sama burgernya, pengen costumized yang endesss gitu. Yang mau ngintip menu burgernya :




So far okay sih karena emang menuny banyak pilihan dan buka sampe lewat tengah malam dan nggak ada batas minimal umur jadi bisa bawa baby nih. Paling ya kudu liat situasi, kalau ada yang ngerokok coba duduk jauh2, but when the first time i came to Yolo it was so quiet, the restaurant was empty jadi bisa makan dengan tenang sama Hubby and baby tanpa musti khawatir bau rokok dari meja lainnya.

Kapan2 balik lagi ah untuk coba menu yang lainnya :))



Senin, 20 Januari 2014

Hokkaido Shantouka Ramen, Plaza Indonesia

Setelah kemaren nyoba Hakatta Ikkousha Ramen yang ada di Sency, kali ini saya coba ramen di Plaza Indonesia bernama Shantouka Ramen di lantai 5.
Tempatnya agak lebih exclusive dibanding dengan kedai ramen lain yang pernah saya datangi.
Di Shantouka Ramen ini 90% menunya non halal, tapi ada juga menu chickennya meski nggak banyak. Ramen disini juga ada pilihan size dari small, medium, hingga large.
Seperti juga Ramen Sanpachi 38, di Shantouka ini begitu datang juga langsung disajikan segelas air dingin dengan es untuk setiap pengunjung tanpa diminta. Free dan reffilable.
Kalau dilihat, variasi menunya hampir sama dengan kedai ramen lainnya yang juga menyajikan menu yakimeshi dan side dish lainnya sebagai pelengkap dalam memakan ramen.
Jika saya lihat, menu fu Shantouka ini cukup mahal jika dibandingkan dengan Hakatta Ikkousha atau pun Ramen Sanpachi 38.

Saya memesan Tori Ramen atau Chicken Ramen Rp.73k size regular

Chicken Ramen

Ketika saya meminta menu yang halal, staff malah berkata bahwa "Ramen Ayam ini memang jenis halal, namun karena satu dapur, jadi kita tidak bisa menjamin kehalalannya 100%" Wakwawwwww. Drop ah. Dan udah keburu makan juga ya kan itu ramen, jadi yaudah lah ya :|
Well then, dari segi rasa, bagi saya rasanya rata2, tidak ada ke khas-annya. Kuahnya terasa jauh lebih ringan dibanding Hakatta, lebih mirip seperti Ramen 38, namun dengan harga lebih mahal. Topping sayurnya pun hanya ada irisan jamur aja, itu pun entah jamur apa, karena rasanya agak keras, mungkin diambil dari batang jamur? I dont know. Tekstur ayam keras, sepertinya bagian dada. Tapi, telurnya enak! Jauh lebih enak dari Hakatta meskipun telur di Hakatta lebih oranye cerah dan berminyak, begitu menggoda dipandang mata, namun telur Shantouka ini bagi saya nilainya jauh lebih enak, ada rasa asin namun juga ada sedikit aroma yang saya kurang suka, mungkin dari herbsnya! Lumayan deh :) Bagian putih telur yang disisi paling dekat dengan kuningnya jauh lebih lembek atau 3/4 matang sehingga menyajikan rasa yang meleleh dilidah dengan rasa gurih yang nikmat! I like this one!

Temen saya yang pesen Shio Ramen Pork Cheek Rp.83k size medium

Pork Belly Ramen

This one juga kaya Tonkatsu Ramennya Ramen Sanpachi 38, tapi lebih berminyak lagi dan baunyaaaaaaaaaa aduh, saya nggak tahan. Untuk coba? Bukan! Baunya bikin mual, seperti bau apek dan nggak enak. Ewww :(

Herannya ini ramen laku lho. Pengunjungnya cukup ramai.

Hokkaido Shantouka Ramen buka setiap hari dari jam 10am hingga 10pm. All non smoking area.
Selamat mencoba!

Minggu, 19 Januari 2014

Hakatta Ikousha Ramen, Senayan City. Yum!!!

Cuaca mendung bikin pengen yang kuah2 anget2.
Akhirnya tengah hari bolong meluncurlah kami ke Senayan City. Ada kedai ramen yang konon enak. Hakatta Ikousha Ramen ini konon udah berdiri sejak 40tahun lalu di Fukuyama Jepang sana, selain di Senayan City  justru pertama kali buka di daerah PIK dan langsung booming dengan pork ramennya. Hakatta Ikkousha juga ada di Kelapa Gading. Haduh, baca reviewnya aja bikin drooling! Akhirnya nyoba yang di Senayan City selain karena lokasinya lebih deket, konon di Sency khusus menu halal. Letaknya di LG floor, yang banyak restaurant itu lho, namun letaknya memang agak terpojok, tepatnya disebelah JJ Royal Bistro menuju ke parkiran basement. Kudu nanya2 ke staff sekitar biar nggak nyari2.

Hakata Ikkousha, Senayan City, Entrance

Begitu tiba, untungnya masih sepi. Host menyambut sopan dan mengantar ke meja.
Tempatnya seperti layaknya kedai ramen jepang lainnya yang sedernaha, dihiasi kayu2 dan didominasi warna hitam dan merah. Dimeja sudah tersajikan condiment atau bahan2 pendamping untuk penambah rasa sesuai selera berupa Bubuk Cabai, Lada Bubuk, Kecap Asin, Minyak Pedas, Bawang Goreng, Bawang Putih Utuh, dan 2 macam Sambal.

Condiments
 
Selain Ramen, rupanya juga ada yakimeshi (nasi goreng), menu appetizer seperti Gyoza, hingga ke side dish seperti Chicken Karaage, hingga ke menu dessert. Berhubung tujuan utamanya makan Ramen, langsung lah kita tanya yang recommend apa, dan langsung kita pesen.

Ramen Ayam Special Rp.59k

Chicken Ramen, yum!

Porsinya cukup besar dengan sebuah telur rebus yang dibelah dengan warna merah oranye sempurna yang menarik mata dan menggugah selera, satu potongan Chicken Chasiu, irisan tipis memanjang jamur kuping dan daun bawang. Harusnya juga dengan taburan wijen putih namun saya request nggak pake.
Keliatannya sih nggak seberapa menggugah selera, kuahnya seperti berminyak dan berwarna cenderung ke soto ayam. Namun rasanya ternyata sangat kaya, gurih dan enak! Mienya meski terlihat teksturnya seperti mie ayam pinggir jalan yang over cooked, rasanya ternyata lembut dan pas, Baby O yang belum genap 2tahun langsung ikutan lahap makan. Rasa telur sih okay, cenderung biasa aja.

Saya sengaja pesan side dish tambahan yang masing2 harganya Rp.7k perplatenya, tujuannya biar lebih variatif rasanya

Condiments


Berupa plain butter, moyashi (tauge), jagung, dan Katsuobushi yang merupakan serutan dari ikan kayu jepang yang bernama ikan Katsuo, hampir seperti abon, asin gurih.

Inilah tampilan saat sudah dicampur ke ramen :


Penuh! Sayang jagungnya bukan jagung manis, jadi tidak menambah rasa, yang lain sih oke.

Ini Ramen yang Hubby pesan :
Ramen Ayam Tamtam Rp.56k

Ramen Ayam Tamtam a bit Spicy

Ramen ini hampir sama kaya ramen yang saya pesan, hanya ada penambahan Tamtam, yaitu daging ayam cincang yang dimasak dengan minyak pedas. Menghasilkan rasa pedas pada Ramen dan juga rasa wijen pada kuah yang mungkin berasal dari tamtam tersebut.

Minuman standard, ada Ice Milo dan Ice Cappucino for Rp.16k, ice coffee, ocha, mineral water dan pilihan soft drink.

Wah, pasti balik lagi nih! Makan bertiga murah meriah dengan perut kenyang dan dompet riang x))

Cute bill holder

So far enak! Next akan coba Ramen lainnya!

Happy!

Minggu, 29 Desember 2013

The Playground, at Plaza Indonesia

Finally bisa kesini, sempet beberapa kali mau coba tapi always belok lagi-belok lagi ke tempat lain. Rupanya cukup gampang, dari lift lantai dasar Plaza Indonesia yang depan Kitchenette, pencet lantai 4, keluar arah kiri, sampai lah sudah di The Playground.
Suasananya nggak terlalu ramai meski minggu siang. Kirain bakalan ada anak2 kecil lari2 berkeliaran uncontrolled >,<
Disambut dengan bar counter dengan bangku dari ayunan yang berjajar, lucu juga, disambut Receptionist yang ramah dan memang selalu stand by at front of the restaurant untuk greet and escort the coming guests. Nampak terlihat area yang cukup unik selain meja kayu dengan dua bangku tanpa laki yang bertali ke langit2 seperti ayunan, juga tampak satu bangku yang dapat berputar melingkari meja layaknya berada di taman kanak2, cukup menarik. Meja sebelah saya seorang bapak dan anak lelakinya yang masih SD duduk dan antusias bermain di meja putar tersebut. What a fun!

Saya memilih dimeja biasa demi mengefisiensikan acara lunch saya agar nggak terlalu beresiko untuk Baby O yang belum genap 2tahun.
Begitu duduk langsung dikasih menu besar dan hanya satu lembar, pilihan banyak, namun tidak cukup variatif buat saya pribadi, maaf kalo agak rewel :p
But well, they serve such an appetizing cocktail kok, saya belom coba sih tapi served red or white wine juga kok, even sparkling wine katanya. And beers of course :)

Berhubung udah kumpul semua dan pada belum makan dari pagi, langsung lah kami semua cussss pesan. Two Corona for 60k each. Hot Coffee Latte for 35k.

Hot Coffee Latte 35k
Disajikan dengan 3 homemade (i guess, maybe not) dark chocolate cookies, penyajian cukup cantik siatas nampan kayu dan sendok yang unik, hanya saja coffee nya nggak berlayer seperti latte yang seharusnya.
Yang saya pesan untuk minum mocktail bernama Passionet (isnt supposed to be 'Passionate'? Im not so sure why they wrote like that) for 45k.

Passionate 45k, sour, fresh and yum!

Its a fresh strawberry, kiwi, lime chopped mixed with apple juice in lots of ice! Fresh and yum!!

Lets straight to the main course!
My best friend, Nonie, as i called her : Bebe, pesen Katsunaradon. Tadinya mau pesen Katsutti yang katanya recommended, which is a Chicken Katsu with Egg and sweet sauce. Telur, sweet sauce dan chicken katsu (ayam tanpa tulang digoreng dengan tepung, Japanese style) dimasak seperti oyako gitu, dengan creamy spaghetti. Berhubung si Bebe lagi mau makan nasi, makanlah Katsunaradon ini yang sajiannya sama, hanya spaghetti diganti nasi.

Katsunaradon for 75k.

Nasinya enak, lembut dan creamy as the server said, katsunya juga banyak, dengan daun bawang dan turkey bacon. Sayangnya karna si Katsu sudah dimasak dengan campuran telur dan saus manis maka jadinya lembek, berhubung kita juga makan santai sambil haha-hihi keburu nggak crispy lah si katsunya itu. It was great for 75k! Definitely a should try! But the Katsutti maybe better ;)

And as always si Hubby pesen steak, i tried to make him order the Fillet Mignon, dengan maksut dan tujuan biar saya bisa coba juga x)) tapi dia finally decided coba Wagyu 5+ Sirloin Steak for 275k.


Wagyu 5+ Sirloin Steak for 275k.

Beef was nice and soft and the fat was like melt in your mouth! Beefnya cukup lebar namun potongannya tidak tebal, dengan tiga sauce pilihan mushroom, black peper or barbeque, Hubby nyoba yang barbeque. Disajikan dengan french fries or mashed potato, and such not appetizing green veggie with a thick dressing. It was so so. The presentation make it looks such a cheap dish. Kaya warung steak yang dipinggiran jalan :(

Kakak saya yang kebetulan ikut pesen Soup Iga for 78k.


Soup Iga for 78k.

It comes in a bowl full of nice and soft beef, wortel, dan tomat hijau yang bikin mata segerrr, nasi putih, emping, potongan jeruk nipis dan sambal cabe hijau pedas. Enak! Porsinya juga oke :)

Saya pesanlah Autopsy Burger yang memang cukup terkenal, a super tall and very attractive wagyu beef burger.


Wagyu Autopsy Burger for 145k.

Terdiri dari 2 buns burger dibagian atas dan bawah sepert biasa, wagyu beef patty, baked pear, 2 lapis lettuce, 2 onion besar, 2 tomat, 2 onion rings yang enak banget, satu breaded mushroom and melted cheese patty, potato chips (i guess, or maybe sweet potato chips, not so sure) and a crispy turkey bacon. Sembilan tumpukan besar! Nggak abis!! Belom side dish friench fries dan potato chips and sweet potato wedges yang lembut dengan herbsnya, huaaa! Price : 145k. I was hugeeeeee portion, even for me :)) You better share!
FYI aja sih selain government tax 10% dari total bill, service chargenya 10 % udah kaya di hotel :)


With my Bebe, Nonie :)

Will be back? Uhmmm, its a maybe :)

Senin, 02 Desember 2013

Canteen, At Plaza Indonesia

Udah lama banget pengen nyobain ke restaurant yang katanya lagi cukup hits di Jakarta ini, namanya Canteen, tapi jauh berbeda sama "kantin" yang biasa kita datengin.

Restaurant yang terletak di Plaza Indonesia Extention lantai 5 ini memang tempatnya agak terpojok dan ngumpet. Pas nyari sempet kelewat 2 kali hihi. Suasananya asik dan enak buat santai2 dan ngobrol. Mereka punya area smoking dan non smoking. Area smoking terlihat lebih santai dan terang dari jendela besar yang bisa membuat sinar matahari masuk, sementara area non smoking yang saya duduki sedikit remang2 meski hari siang. Buka dari jam10am, dan tutup jam2am in the weekends. Food last order at 11pm on weekends, setelah itu mereka hanya menyajikan snacks like pizza, nachos or burger sampai 1am. They served international food, like western, indonesia, chinese, and italian. Range harga makanan start dari idr 30k-170k. Cukup variatif menunya buat saya, lumayan banyak pilihan. Juga served wine and cocktails, cocok buat hang out bareng sama temen2.

Akhirnya kemarin nyempetin diri kesana sama teman saya. Saya pesan Ice Coffee Latte idr 30k karena lagi agak ngantuk, dan teman saya pesan Mojito Iced Tea idr 30k. Dan kita memutuskan pesan Escargot untuk appetizernya.


Ketika baru datang keliatannya tidak  terlalu menggugah selera. Buat saya, Escargot tanpa cangkang rasanya kurang pas. Dan saucenya putih pekat kehijauan. Escargot yang biasanya saya makan biasanya hanya simple french butter sauce dengn chopped parsley yang justru bisa bikin stand out rasa si siput itu sendiri. Tapi begitu dicoba ternyata rasanya sangat enak! Empuk dan lembut, very moist, nggak kering kaya Escargot yang sebelumnya pernah saya makan di Spaghetties atau di Fashion Cafe. Saucenya yang creamy itu juga menonjol namun tidak mengalahkan si siputnya. Pas! Disajikan dengan white toast yang renyah dibagian luar dan lembut namun hangat dibagian luar, tentu makanan pembuka ini sangat recommended. Isinya 6 pcs dengan toast idr 60k. Harus coba!

Main course, saya pesan Fish and Chip untuk Baby O, Rib Eye Steak untuk saya, sementara Pork Chopped untuk teman saya.

Fish and Chip di Canteen biasanya disajikan dengan potato wedges, tapi saya request friench fries. Dipping saucenya cukup enak dengan banyak herbs, dory fish agak sedikit over cooked, was a bit dry. It should be soft and moist kan ya. Juga disajikan dengan coleslaw dari kubis ungu dengan perfect cooked broiled egg dengan warna orange kemerahan yang menggoda diatasnya. It was okay.

The Pork Chopped sendiri katanya sih uenak banget, nggak bau dan lembut meski dimasak well done, berry saucenya juga enak dan tidak terlalu asam katanya. Disajikan diatas sauted veggies, tomato cherry dan pears. Well, they said pork meets berry sauce will always be a great combination, saya sih nggak nyoba.

Sementara steak saya cukup memuaskan, cooked perfect medium as i preferred, it was soft and sweet. Saucenya juga cukup enak dengan irisan jamur yg agak banyak. Sayang mashed potatonya kurang creamy buat saya. Saladnya cukup segar dan pas.
Restaurant ini konon ada juga di Pacific Place tapi saya belum coba yang disana. Kedua restaurant ini letaknya selalu bersebelahan dengan toko buku Aksara. Satu owner? Bisa jadi.

With my best friend!

Yang menarik ada promo asik Tasty Quick Lunch untuk weekdays 12pm-3pm idr 99k++ untuk appetizer, main course dan dessert pilihan anda.
Wah, mau coba ah lain kali! :)

Senin, 22 Oktober 2012

Akane, My Favorite Japanese Restaurant

Letaknya di Hotel Crowne Plaza, Jalan Gatot Subroto, bersebelahan dengan Plaza Semanggi. Ada di lantai dasar, dari masuk lobby ke arah kanan pojok. Akane buka setiap hari (biasanya tutup pada hari raya Idul Fitri) Lunch start 11.30-14.15(last order), Dinner jam 18.00-22.15(last order). Menunya memang hanya masakan jepang saja, namun keistimewaannya adalah : selain lokasinya nggak terlalu jauh dari kediaman saya, rasa masakannya terasa pas di lidah meskipun tidak banyak menggunakan bumbu. Kalo kata jodoh mah : "Pas di hati!!" aiiiih :p

Well, saya udah menjadi pecinta Japanese Food sejak SMA. Awalnya diajak dua kakak perempuan saya makan sushi dan sashimi, nggak seberapa doyan, tapi mengetahui keunggulannya dalam hal menyehatkan, saya mulai terus mencoba hingga akhirnya "kecanduan" :D
Setelah kerap mengunjungi Sushi Groove, Takigawa, Sushi Tei, Ramen Sanpachi 38, Keyaki di Saripan Pacific Hotel, Edogin di Hotel Mulia, Ikiya di Sahid Apartment, Kemang Dimsum (yang sebelumnya saya pernah posting), Blowfish, dan berbagai restoran jepang ecek2 seperti Sushi Miyabi, Sushi Mise, Ichiban sushi, Umaku di Tebet, di tahun 2010 saya mulai kenal Akane Restaurant ini.

Menunya sangat tradisional dan berkualitas, tapi range harganya cukup rasional. Maksut saya, memang menunya tidak bisa dikatakan murah sih, namun cukup murah jika dibandingkan dengan restoran jepang di hotel berbintang 5 lainnya, apalagi jika dilihat dari penyajian, tehnik masak, rasa yang maksimal, dan penggunaan bahan2 berkualitas, serta service yang sangat baik, Akane jauh lebih jadi pilihan untuk saya dan keluarga.

Seperti restoran di hotel2 pada umumnya, harga menu makanan siang di Akane memang jauh lebih murah dibanding harga menu di waktu makan malam. Dan kita tetap bisa memesan menu makanan malam di siang hari, namun tidak bisa sebaliknya.


Semalam pun saya dan keluarga pergi kesana untuk dinner bersama.

Saya (kanan) memeluk Baby O, bersama dua keponakan Diva dan Nada

Baby O bermanja2 sama Mbah Uti dan Kakungnya :)

Menu yang biasanya saya kami selalu pesan saat dinner adalah :

Tomato Slice Salad.
Sebenernya sih cuma 5 iris tomat dengan taburan bawang bombay cincang disebuah piring, tapi ponzu sauce (dipping sauce dari citrus) yang terasa manis asam membuat appetizer/makanan pembuka ini terasa begitu menyegarkan dimulut, apalagi disajikan dingin. Bener2 harus dicoba. Harganya Rp.39.000++

Yasai Stick Salad.
Ini juga cuma assorted fresh vegetables, isinya kol, wortel, lobak, kacang kapri, kembang kol brokoli, asparagus, tomat cherry, daun bawang, yang sudah dipotong dan dicuci bersih, disajikan dingin juga, makannya dicolek dengan sauce kental asam manis buatan yg dipadu dengan garlic. Rasanya eksotis. Harganya Rp.49.000++. Biasanya bisa untuk appetizer 2 atau 3 orang. Namun sayang, dua hari lalu saya kesana, rupanya salad ini sudah tidak tersedia lagi, karena saucenya udah nggak dibikin. *Mau nangis, nggak boleh ya?* Padahal ini makanan favorit saya waktu hamil Baby O :(
Eh tapi ternyata di Restaurant Bochi Bochi daerah Blok M yang merupakan cabang lainnya dari Akane, masih ada! Wah tapi agak jauh dari rumah :(

Chawan Mushi
Ini puding panas yang terbuat dari telur dengan kaldu. Biasanya berisi ayam, jamur, udang, dan Ginan, kacang jepang yang berwarna kuning dan rasanya mirip melinjo. Harganya cukup murah Rp.33.000++ dilihat dari rasanya yang begitu lembut dan gurih dan hangat diperut. Oooh, supeeeerrr enak ♥ Kalau Lunch biasanya free untuk appetizer :)

Chawan Mushi, biasanya cocok untuk anak2. Tapi saya juga doyan :p

Agedashi Tofu
Tepung kanji membuat tahu jepang lembut yang digoreng ini terasa kenyal di mulut. Diberi topping nori (rumput laut kering), daun bawang cincang dan Katsubushi (serutan Ikan Kayu). Rp.39.000++ untuk 5pcs.

Agedashi Tofu

Wakadori Karaage
Yaitu fillet ayam digoreng tepung, rasanya begitu crispy dan juicy karena biasanya menggunakan daging ayam bagian paha. Disajikan diatas irisan kentang goreng yang crispy. 4 pcs untuk Rp.43.000++. Agak mahal ya? Tapi harga memang nggak bohong, its melted in your mouth! Jangan lupa minta 'Gyubara Sauce' untuk membuat ayam ini terasa jauh lebih enak :)

Wakadori Karaage bersama sauce Gyubara yang enak

Yakitori
Intinya sih sate ayam. Nah tapi nggak kaya sate ayam indonesia yang disajikan dengan bumbu kacang&kecap, sate ini biasanya bisa pilih dua rasa : Yakitori Teriyaki (ayam bakar manis), atau Yakitori Shioyaki (asin). Saya lebih suka yang asin. Juga memakai bagian paha, makanya juicy banget. Disajian dengan daun bawang yang juga dibakar. Daun bawangnya harus dimakan ya, rasanya manis dan enak. Juga menyehatkan! 2pcs Rp.24.000++
Jangan lupa untuk minta 'Gyubara Sauce' juga

Yakitori atau Sate Ayam

Maguro Tataki Salad
Semi roasted sliced Tuna with vegetables in ponzu souce. Rasanya asam segerrrrr! Rp.49.000++

Maguro Tataki

Hotate Sashimi
Scallop segar mentah. Rasanya manis dan lembut. Super yummy :) Rp.60.000++


Hotate Sashimi

Salmon Set
Ini sih cuma ikan salmon dibakar aja. Sama seperti Yakitori, ikan ini juga disajikan dengan dua cara : Teriyaki (manis) dan Shioyaki (asin). Karena tertulis set, maka biasanya disajikan dengan nasi putih, sup, dan pickles (acar sayuran). Harganya Rp.95.000++
Ini menu kesukaannya si Hubby :)

Hokkai Ramen
Ramen sejenis mie berwarna kuning, seperti bakmi, biasanya berkuah. Dihidangkan panas2, Hokkai Ramen ini berisi seafood : udang, cumi dan salmon. Sayurannya jagung dan daun bawang yang dipotong besar2. Bertabur wijen putih, disajikan dengan minyak bawang merah. Harganya cuma Rp.60.000++ untuk porsi regular, meskipun tersedia ukuran lebih kecil seharga Rp.40.000++

Hokkai Ramen ukuran Regular.


Beef Hamburg
Ini seperti daging burger dengan bawang bombay cincang tanpa roti yang segar dan sangat juicy, disajikan di piring panas/hot plate dengan tumis tauge, labu kuning, dan terong serta tomat cherry, dengan 3 pilihan sauce pendamping. Ukurannya ada yang 150gram dan 300gram. Harganya Rp.85.000++ untuk 300gram.

Beef Hamburg 300gram


Salmon Maguro Toro Sushi
12pcs dalam satu piring. Harganya cuma Rp.90.000++. Murah banget dilihat dari ikannya yang sangat segar!

Salmon, Maguro, Toro Moriawase

Nigiri Sushi Plate
Assorted sushi (nasi dengan toping seafood yang biasanya mentah) isinya : Shake/Salmon, Tai/Kakap, Kanpachi/Yellow tail, Maguro/Tuna, Toro/Prime Tuna, Ebi/Udang(rebus), Tako/Octopus(gurita rebus), Ika/Cumi, Unagi/Belut, Saba/Makarel, Ikura/Telur ikan Salmon, dan Tobiko/Telur ikan terbang. Total berisi 12pcs sushi serta 2potong kecil tamago (telur dadar rebus rasa manis), harganya cuma Rp.175.000++

Sushi Moriawase

Gomoku Kamameshi
Kamameshi adalah nasi yang dimasak dengan mangkuk panas. Biasanya disertai topping sayuran dan lauk pilihan. Misalnya : Beef, Salmon, atau Mushroom saja bagi yang vegetarian. Paling favorit yang Gomoku, berisi mix seafood : Salmon, Scallop, Udang, Kepiting, dan Telur Ikan Salmon. Yang ini rasanya juaaarrrraaaaa!

Gomoku Kamameshi (Mix Seafood)


Nah dari sini bisa kita bandingkan perbedaan harga antara menu siang dan menu malam.
Gomoku Kamameshi disaat menu malam hanya datang bersama sup ayam bening yang gurih dan enak. seharga Rp.85.000++
Sementara saat lunch, menu Kamameshi datang selain dengan sup, tapi juga bersama free Chawan Mushi (foto diatas) untuk appetizer, atau bisa diganti dengan steamed sayuran (tapi Chawan Mushi lebih recommended), sashimi : Salmon, Tai, dan Kanpachi masing2 2pcs, dan pickles dengan harga yang sama

Sashimi sudah termasuk di menu Kamameshi saat lunch
Lebih murah saat Lunch time kan?


Ini juga menu Lunch : Eraberu Wazen.
Satu set dengan mengkombinasi pilihan nasi dan side dish yang kita ingin, termasuk Potato Salad, Pickles (acar), Soup dan memilih 3pcs California Roll dari 7 pilihan nasi lainnya, memilih 3 lauk : Salmon Shioyaki, Beef Steak, dan Yakitori,dari 21 pilihan lauk lainnya.

Menu pilihan pada Eraberu Wazen saat Lunch

Hanya seharga Rp.83.000++ termasuk dessert coffee jelly. Murah ya :) Cuma ada saat Lunch ya, Dinner nggak ada.

Penampilan Eraberu Wazen

Coffee Jelly
Nah ini dessert terenak sepanjang masa. Jeli dari kopi tersaji dingin digelas kecil dicampur creamer. Enak sekali. Biasanya dikasih free sebagai dessert. Tapi kalo mau tambah bisa pesen kok seharga Rp.29.000++ segelas besar, bisa untuk berdua.

Coffee Jelly :):):)

Selamat mencoba yaaaa
Hidup makaaaaaan (งˆ▽ˆ)ง

Rabu, 10 Oktober 2012

Diva Tiara 10th Birthday

Hari ini, ulang tahun another keponakan saya yang manis berkulit eksotis : Diva Tiara :)

Semalam, kita pergi ke Kemang untuk dinner bersama, makan di Dimsum Festival yang berada persis di sebelah Mcd Kemang. Selain karena buka 24jam dan selalu ada live band, disana juga menyediakan jenis makanan lengkap. Ada Japanese, yang merupakan makan favorit saya, ada Chinese Food favorit orang tua saya, juga menyediakan Western, Indonesian dan Korean Food. Maka kami semua ber 17 kesana dengan tiga mobil : Saya, Hubby, Baby O, Mami, Papi, 4 Kakak saya, satu Adik, satu Kakak Ipar, dan 6 Keponakan yaitu : Bintang 2tahun, Nada 4tahun, @ameliajanuar 18tahun, @lanniw 17tahun, @pikaee14tahun, dan si birthday girl @divatiararistia 10tahun.

Menu yang selalu kami pesan dari menu masakan jepang adalah : Salmon Handroll, Salmon Sashimi, Sushi Sashimi Moriawase (terdiri dari Sake/Salmon, Maguro/Tuna, Tai/Kakap, dan Tobiko/telur ikan terbang, yang kesemuanya disajikan mentah dengan atau tanpa sushi rice), Baked Salmon Sushi, Baked Salmon Sushi with Cheese, Shake Kama Shioyaki (kepala salmon yang dibakar rasa asin), Atama Salmon Soup (sup dengan kepala salmon) dan Beef Teppanyaki. Sementara dari menu masakan cina : Peking Duck, Udang Keju, Udang Telur Asin, Udang Mayonnaise, dan Soup Kepiting Jagung Asparagus. Sementara menu masakan indonesia : Nasi Goreng Kambing dan Ikan Kerapu Goreng Saus Mangga. Minuman yang harus dicoba adalah Ice Lychee, dan Chocochip Blended. *Yang berhuruf tebal wajib dicoba :)*

Tiba disana jam11 untuk memulai dinner, dan tepat pukul 12malam saat pergantian tanggal dari 9 ke 10 Oktober, dua vokalis dari live band menyanyikan lagu Happy Birthday untuk Diva Tiara, sementara Manager Restaurant membawakan Black Forrest Cake yang kami bawa dari rumah dengan lilin menyala berangka sepuluh. Setelah make a wish, tiup lilin dan beribu doa, peluk cium, dan ucapan, kado2 mulai berdatangan, dari gelang emas putih, jilbab, kipas elektronik, baju2, celana, boneka, dan sepatu.

Diva Tiara (berbaju putih), diapit kakaknya @pikaee (kiri) dan Mamanya (kanan)

Waaah, ulang tahun ke 10 aja udah dirayain di Kemang saat dini hari, apalagi ulang tahun berikutnya saat Diva menjelang dewasa nanti?
Betapa berbedanya anak masa lalu dengan masa kini ya.

Jadi terbayang ulang tahun ke 10 saya 16tahun lalu yang hanya dirayakan di rumah dengan mengundang tetangga dan teman2 lingkungan sekitar, berbagi bingkisan berisi makanan ringan, wafer dan minuman kemasan dalam plastik transparan berpita warna warni, pada pesta jam4 sore. Itupun saya merasa sudah cukup istimewa. Sementara kado saya hanya berisi buku dan alat tulis, dan kebanyakan sabun kemasan kotak dan pasta gigi :))

Waktu dan budaya begitu cepat berlalu ya?

Ngomong2 Diva yang ulang tahun, kenapa saya yang dapet bunga dari si Hubby deh. Ah, thanks, Sayang. You are so sweet!

Me and Baby O, with a white rose from Hubby <3